Tampilkan postingan dengan label Haji Lane Singapore. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Haji Lane Singapore. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Maret 2017

Review Haji Lane Singapore , Tempat wisata di Singapura

Review Haji Lane Singapore, buat kamu yang suka jalan jalan keluar negeri atau baru akan merencanakan petualangan pertama ke Singapore, perjalanan ke Singaura tidak lengkap bila tidak mengunjungi daerah Bugis ini. Bugis terkenal sebagai salah satu wilayah Turis karena ya itu.. Banyak Makanan Halal, Terdapat penjualan barang barang souvenir murah buat oleh oleh, serta beberapa tempat bersejarah yang sampai saat ini terjaga dengan baik antara lain Masjid Sultan.



Selain masih terjaga dengan baik, Kawasan di sekitaran Masjid Sultan Singapore sangatlah instagram able.. dibanding dari penulis blog jaman dulu,,, kayanya ini juga cukup menjadi daya tarik yah..
Okeh,, kita urut satu satu, kalo memang tertarik untuk menginap dan punya budget yang agak banyak, Villa Bugis Hotel adalah salah satu pilihan yang rekomended, disini tempatnya asik dan breakfastnya dapat sertifikat halal MUS (Majelis Ulama Singapore). tapi bila memang agak pas pasan, daerah bugis punya puluhan Hostel murah ala backpakeran yang tersebar luas.

Jalan menuju Haji Lane Singapore
Haji Lane tepat dibelakang kanan suamiku berfoto 


Untuk mencapai wilayah Arab St, dengan dengan Masjid Sultan diperlukan jalan kaki selama sekitar 15 menit jalan santai , terdapat jarak sekitar 4 blok untuk mencapainya. Bila anda muslim dan ingin solat, insya allah anda akan disajikan dengan interior Masjid Sulatn yang begitu indah, tempat wudhu yang bersih terjaga, dan Toilet yang juga bersih, benar benar pengurusnya memuliakan tamu Allah disini. Bila anda non Muslim, jangan harap anda bisa berfoto didalam karena memang daerah ini melarang turis asing non muslim untuk datang dan hanya sekedar berfoto ria.

Salah satu lukisa mural yang ada di Haji Lane Singapore


Nah, sesuai dengan judul dari Artikel Jalan Jalan Ke Singapore ini, salah satu keunikan bila anda bermain ke daerah Bugis adalahnya Jalan Haji Lane, sebenarnya jalan ini merupakan jalan kecil hanya muat satu mobil yang dipenuhi berbagai macam toko , kios, pernak pernik, makanan dan juga kain, Namun karena diisi dengan keunikan berupa lukisan mural yang selalu dijaga kebersihannya, dan seperti diebutkan di awal, sangat sangat instagramable, dari pagi hari, lokasi ini merupan lokasi kedatangan berbagai macam turis internasional sekedar berfoto ria, membuat video youtube ataupun update instagramnya agar lebih berwarna. Kalo dari suamiku biasanya perkembangan dan ledakan ini adalah Disruptive  Generation ( tau bener tahu engga ejaannya). Ekonomi bisa mulai dibangun dari komunitas dan dimulai dari kecil menggunakan kekuatan social media.



Untuk hari minggu dan hari hari libur kedatangan dengan jadwal sekitar jam 9 saja pasti sudah ramai dengan turis asing, bukan hanya datang dari Asia, turis asing seperti eropa dan amerika pun banyak loh yang mengantri.,.. memang gede banget deh pengaruh social media buat kebeerasilan wilayah kecil ini.

Bila anda memiliki wifi dan sudah pesen data kuota tentunya mencari google map untuk wilayh Haji Lane menjadi persoalan gampang, hal ini agak agak jadi PR bila anda hanya mengandalkan peta dan pengetahuan Singlish yang minim, Banyak sekali orang Singapore yang diajak ngomong Bahasa Inggris yang baik dan benar cuman jawab sekenanya dan sebisanya tanpa memperhatikan grammar,. jadi sebaiknya bila anda menginap di hotel dan menyediakan wifi ..bisa mulai dicari letaknya.. intinnya Haji Lane adalah jalan kecil dan cirinya banyak sekali orang ngumpul ngantri foto mural. Oh iya di tulusan Review Haji Lane Singapore kali ini aku sekalian posting beberapa foto dari kegiatan kami, Aku suami dan anakku ketika berkunjung dan menyempatkan diri kesini beberapa waktu silam... moga moga membantu ya..

Minggu, 05 Maret 2017

Tempat Wisata di Singapore, berkunjung ke bugis dan Kampong Glam

Tempat Wisata di Singapore, berkunjung ke bugis dan Kampong Glam - Buat wisatawan yang baru berkunjung ke Singapore, beberapa hal yang aku tulis di artikel berikut mungkin bisa jadi pedoman, karena dareah Bugis Singapore  adalah wilayah tujuan wisata tradisional yang cukup instagramable, Daerah Bugis sendiri bisa dicapai dengan menggunakan MRT dan untuk wilayah turis gampang sekali dijangkau dengan berjalan kaki. FYi, kami menginap di lavender berjarak 1 station dari Bugis, dari beberapa pengalaman yang pernah kita lakukan,,. Lavender cukup strategis untuk mengjangkau berbagai wilayah wisata di Singapore, ( Tempat Wisata Singapore yang populer yah..)

Foto di Haji Lane Singapore
Foto instagramable di Haji Lane Singapore


Tujuan utama kami pertama keluar sekitar jam 8 pagi adalah Arab St, dan Kampong Glam Singapore. Wilayah ini merupakan warisan budaya muslim yang benar benar terjaga keasriannya. berjarak sekitar 10 menit berjalan santai tentunya sangat asik menikmati cahaya matahari pagi Singapore yang bersuhu 23 hinggaa 25 derajat saja, Sejuk bo

Kalo engga salah hitung jaraknya sekitar 3 -4 blok dari stasiun Bugis, disini terdapat warisan budaya berupa Masjid Sultan Singapore, salah satu masjid megah warisan budaya ini memang layak jadi salah satu tujuan ibadah dan tentunya berwisata, saat berkunjung kesini kami berpapasan dengan beberapa wisatawan Jepang yang cukup senang berfoto ria di luar kawasan Masjid Sultan Singapore ini. malah suamiku meminta mereka memfotokan kami. Buat yang datang saat waktu Sholat tiba, sangat bisa merasakan kehidmatan suasana dan keindahan arsitektur dari masjid ini.

Masjid Sultan Singapore

Tepat di depan Masjid Sultan Singapore, langsung berhadapan dengan Kampong Glam, disini merupakan jalan setapak lebar yang dapat menjadi area bersantai dan menikmati berbagai masakan dan warung warung serta restoran Tradisional bergaya Melayu, India dan Turki ada beberapa yang lainnya juga sih.. oh iya beberapa kios toko cendera mata dan Souvenir oleh oleh Singapore, Secara harga memang lebih mahal dari pada yang didapatkan di Bugis Street yang akan kita bahas berikutnya, namuan secara tingkat kenyamanan berbelanja lebih baik. Ada 2 toko souvenir besar di Kampong Glam yang aku notice, satu oleh orang melayu dan satu lagi dengan pemilik orang India.
Masjid Sultan Singapore
Masjid Sultan Siangpore


Kami memilih bersantap sarapan di Kampong Glam Cafe , karena masih pagi dan yang satu satunya keliatan rame pengunjung itu adalah cafe ini. Letaknya di pinggir pertigaan Kampong Glam dan menyajikan berbagai makanan khas melayu mulai nasi goreng mie goerng serta nasi lemak, berbagai sajian kue kue daerah pun tersaji lengkap disitu.Kami memutuskan membeli nasi lemak, telor perkedel dan teh manis, seharga 4 dollar Singapore. Satu piring penuh cukup untuk kami bertiga, aku suami dan anakku, cukup, tidak kekenyangan sehingga bisa jalan lagi ke tujuan destinasi berikutnya. Oh iya.. dari pengalamanku sebelumnya makan di Restoran Mamanda (berisi makanan peranakan melayu dan Malaysia) serta di Kampong Glam Cafe, semua halal, ada stiker sertifikasi Halal khas MUS ( Majelis Ulama Singapore) disini. Untuk artikel informasi makanan halal Singapore bisa baca artikel kami sebelumnya


Kampong Glam


Kampong Glam Singapore

Setelah Berfoto ria di Kampong Glam Cafe dan lagi lagi meminta turis Jepang yang ada disitu, (bahkan Suamiku bercanda, " di Singapore kita bisa suruh suruh orang Jepang ya Bun" :) ) kami melanjutkan perjalanan ke Haji Lane, Haji Lane adalah destinasi berikutnya, karena menurut berbagai referensi Travel Blog Bahasa Indonesia, Haji Lane ini salah satu tempat unit karena berisikan banyak toko toko baju dan cafe cafe kecil namun keunikan arsitektur serta keunikan karena menampilkan tembok tembok yang dilukis Mural dan engga kaya Indonesia, tidak dicoret coret nama nama STM atau tulisan lebay lainnya.



Haji Lane

Foto Haji Lane Singapore

Haji Lane Singapore kalo sudah telat sedikit saja (agak singana) penuh banget dengan orang orang Social Media dari Bule turis Eropa, China  dan orang kita sendiri baik Malaysia dan Indonesia. ada banyak juga youtuber yang berdatangan karena banyak banyak orang pake tongsis dan ngomong sendiri, well you know the idea lah.. mengasyikan dan memang keren disini, lukisannya sih kayanya banyak pelukis mural yang bagus juga di Indonesia, tapi bagaimana mereka menjaga warisan Budaya dan menjaga tiap tiap gang (karena Haji Lane ini sempit sempit banget) untuk tetep bersih itu hal yang keren banget.


Ada beberapa macam jenis lukisan yang ada disiini , mulai dari yang gaya gaya komik bahkan yang realis, jadi kayanya memang disetting dan memang direncanakan dengan cukup rapi ya


Bugis Junction

Bugis Junction simply a mall yang berisikan berbagai macam tenant dan kalo dilihat satu persatu ada saja yang memberikan program diskon yang sangat murah, dari Jakarta aku berniat membeli tas sekolah Smigle disini, dan karena Ayah, kemarin sebelum kita dateng sudah datang duluan karena training dari kantornya sudah ngesearch duluan dan mendapatkan beberapa program Diskon yang sangat menarik, mulai ada toko Squissy buat anak wedok, figure buy1 get 1 buat property bisnis Interiornya hingga beberapa baju bermerek dan berbahan nyaman untuk oleh oleh keluarga.



Di artikel sebelumnya mengenai Makanan Halal Singapore ada beberapa makanan yang jadi andalan buat muslim karena bisa bikin kenyang dan pastinya HalalSin , sepertinya dari kunjungan aku sebelumnya ke Singapore semakin meningkat jumlah kedai makanan yang bersertifikasi Halal, Alhamdulillah...

Bugis Street.

Bugis Street berada tepat di depan Mal Bugis Junction Singapore, disini bisa didapatkan berbagai macam oleh oleh murah dan bila anda lebih suka dengan gaya gaya belanja seperti ke pasar becek, well disini adalah tempat yang tepat. Engga becek juga sih,, bersih kok tapi ya itu,, banyak orang desak desakan dan murah. berbagai macam kaos bertuliskan dan berdesain khas Singapore bisa didapatkan disini, ada pula gantungan kunci harga 10 dollar sing dapat 5 , oh iya aku dapat bargain 10 dollar singm dapet 24, jadi buat bagi bagi oleh oleh udah lebih lebih la ya..

Kalo kalian pergi seperti kami,.. jadi jam 8 pagi sudah keluar hotel, perjalanan muter muter kawasan Bugis Singapore ini bisa diselesaikan sekitar jam 1 atau jam 2 siang.. untuk berlanjut ke tujuan jalan jalan berikutnya di night life serta pertunjukan sore harinya. Untuk pertunjukan sorenya kami berenacana menuju station Bayfront untuk jalan jalan ke Marina Bay Sans. Nantikan artikelku berikutnya tentang Tempat Wisata di Singapore ya