Tampilkan postingan dengan label Tips Umroh Bersama Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Umroh Bersama Anak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 November 2017

Umroh bersama anak part 1

Bismillah, aku coba tulis pengalaman Umroh Bersama Anak yah.. moga moga ada yang baca dan bermanfaat, aku memohon doa yang baik baik ya buat keluarga kami bila ternyata blog ini berguna buat kamu kamu sekalian.. hehehhe..  ok Start! Bismillah,, Ketika memutuskan umroh bersama anak yang baru berumur 7th, kami berdua sudah jauhari mempersiapkan diri baik fisik maupun rohani agar anak memahami bahwa perjalanan umroh tidaklah seperti perjalanan kami sebelumnya ke negara lain untuk liburan dan saya pun sangat ketat menjaga kesehatan fisik anak selama belum berangkat. Selain itu saat manasik umroh pun anak diikutsertakan agar dia juga mendapat gambaran mengenai ibadah umroh yang akan dijalani nya.

Di dalam pesawat Saudia airlines yang membawa kami ke Madina


Akhirnya tiba saat akan berangkat, waktu itu kami dijadwalkan harus sampai lounge umroh di bandara soekarno hatta sekitar pukul 6 pagi. Disana sudah tersedia sarapan pagi lalu dilanjutkan briefing dan doa sebelum berangkat dari pembimbing kami. Setelah itu sekitar jam 8 lebih kami berangkat ke terminal 3 dengan bus bersama rombongan yg berjumlah 40orang untuk persiapan boarding karena pesawat Saudia airlines  yang akan membawa kami ke Madina akan take off jam 11.
Perjalanan dari Jakarta menuju Madina memakan waktu 9 jam lebih tanpa transit. Karena waktu tempuh yang cukup lama itu saya sudah prepare buku bacaan dan buku tulis untuk anakku jika bosan selama di perjalanan mengingat guling kesayangannya aku taruh di koper sehingga tidak bisa dipakai selama perjalanan di pesawat. Itu pun sudah aku sampaikan sebelum berangkat karena biasanya tanpa linggu (panggilan untuk guling kesayangannya) dia sulit tidur. Alhamdulillah selama perjalanan berangkat tidak ada kendala buat anakku, selain dia bisa menonton film atau main game yang disediakan Saudia Airlines, dia juga bisa tidur beberapa saat diperjalanan. Selama di pesawat kami pun menggabungkan 2 waktu sholat yaitu zuhur dan ashar.

Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz di Madina


Setibanya di Madina sekitar pukul 16.30 sore atau waktu Jakarta pukul 20.30 (perbedaan waktu 4 jam lebih cepat di Jakarta). Secara umum bandara Madina tidak terlalu besar namun cukup bersih mirip bandara soeta terminal 3 namun tidak sebesar dan semegah disini, pengurusan imigrasi disini pun tidak terlalu lama dan cukup baik menurut saya, namun yg agak lama urusan bagasi, kebetulan saat berangkat dari Jakarta satu pesawat itu semua jamaah umroh isinya kayaknya, baik di kelas bisnis maupun kelas economi. Sekitar jam 17.30 atau setelah 1 jam akhirnya bagasi rombongan kami lengkap semua dan kami segera naik bus yang akan membawa kami ke hotel selama di Madina.
Perjalanan dari bandara ke hotel tidak terlalu lama sekitar 25-30 menit skitar jam 19 kurang waktu Madina kami cek in hotel lalu bersiap makan malam dan istirahat di hotel. Alhamdulillah hotel di Madina sangat dekat dengan mesjid tidak ada 100m sudah di pintu gerbang nya, sekitar 100m dari pintu gerbang sudah masuk ke dalam mesjid. Hotel di Madina ini termasuk hotel bintang 4 kelasnya nya namun kalau di Indonesia mungkin bintang 3 kelasnya. Kebetulan kami sekamar bertiga dan tersedia 3 kasur size single. Tidak seperti disini ya, disana tidak tersedia air mineral, teh kopi dan creamer serta teko untuk air panas di kamar hotel. Kamar luasnya skitar 24m persegi untuk bertiga, peralatan mandi seperti sabun dan sampo serta lotion tersdia di toilet kamar. Tapi saya tetap membawa perlengkapan mandi sendiri dari jakarta takut tidak cocok dengan kulit kita.




Hotel Concorde tempat kami menginap di Madina  


Esoknya pukul 3.30 pagi kami sudah siap-siap untuk ke mesjid untuk sholat subuh. Pertama kali memasuki area dalam masjid rasanya takjub dan saya menangis terharu biru (maaf agak lebaaay yak hehe..) salah satu impian bisa kesini Alhamdulillah kesampaian dan masih engga percaya saya berada disini. Ribuan orang dari seluruh penjuru dunia datang berdoa dan sholat disini mesjid yang dibangun Rasullullah SAW setelah Beliau hijrah ke Madina. Saat waktu sholat tiba tidak hanya di dalam mesjid, diluar area mesjid pun banyak jamaah yang sholat. Diluar area mesjid juga disediakan karpet sajadah untuk jamaah yang tidak kebagian tempat sholat di dalam mesjid atau pun untuk jamaah yang membawa balita. Untuk waktu subuh disini azan di kumandangkan dua kali. Pertama sekitar pukul 4 dan yang kedua skitar pukul 5.15
Sholat subuh dilakukan setelah azan yang kedua. Azan pertama mungkin untuk membangunkan jamaah dan bersiap-siap ke mesjid.

Setelah selesai sholat di mesjid Nabawi 


Usahakan saat sholat di mesjid kita membawa kantong plastik untuk tempat sandal dan sajadah tipis serta botol minum untuk mengisi air zamzam. Kalau saya kebetulan membawa botol air mineral kosong saat akan terbang ke Madina botol itu yang saya bawa untuk mengisi air zamzam untuk dibawa ke hotel. Disana juga disediakan gelas plastik kecil untuk jamaah yang minum setelah sholat. Air zamzam tersedia berlimpah di area dalam dan luar mesjid.
Oya saat sholat ke mesjid usahakan datang paling tidak 30menit sebelum azan jika hotel dekat dengan mesjid, jika agak jauh sebaiknya 1 jam sebelum azan sudah berangkat ke mesjid. Sambil menunggu waktu sholat bisa membaca AlQuran atau pun sholat sunah dan banyak lah berzikir di dalam mesjid. Pengalamanku kemarin bersama anak, Alhamdulillah selalu bisa sholat 5 waktu di dalam mesjid dan banyak jamaah yang menyapa dia lalu tidak jarang mereka memberikan makanan snack, permen bahkan ada yg memberi uang sebesar masing2 SR5 dan juga tasbih elektronik dari jamaah arab, malaysia dan turki, Masya Allah rejeki anak sholeha ya nduk..

Kalau pagi setelah sholat subuh kita bisa melihat payung di halaman mesjid dikembangkan secara otomatis dan ba'da ashar payung akan ditutup kembali. Atau saat menjelang isya kita bisa lihat kubah di dalam mesjid akan terbuka dan ba'da isya akan tertutup kembali.

Cerita selanjutnya akan bersambung di part 2 ya..

Minggu, 19 November 2017

Tips Umroh Bersama Anak

Tips Umroh Bersama Anak blogku kali ini seperti kebanyakan blogku yang lain antara bicara perjalananku ke berbagai tempat juga membahas pokok bahasan lainnya yang aku suka seperti membahas kue kue ataupun pengalamanku berpergian serta review ke berbagai tempat. Adalah salah satu impianku untuk dapat menjalankan ibadah umroh.Dan tahun ini suami dan aku kebagian rezeki dari projek yang engga terduga duga.. ya udah coba diniatkan untuk ibadah beserta suami.

UMROH BERSAMA ANAK

Ok sebagai awalnya karena memang sudah diniatkan dari jauh jauh hari.. aku juga sudah cri cari info tentang biaya dan berbagai paket yang disediakan oleh agen Travel Umroh dan Haji Plus yang ada dan berbagai ittenerarynya... pekerjaan browsing browsing ini emang aku suka dan dicoba untuk didetailkan karena suami sudah serahkan ini ke aku sedangkan pak suami lebih fokus ngongkosinnya hehehe.. jngan coba coba dia yang suruh nyari info.. munya pengen terim jadi soalnya.

Pembicaraan berlanjut ketika membahas apakah mengajak anak kami ataupun tidak. Karena pastinya secara biaya lebih besar, persiapan juga perlu,karena berarti harus mencari waktu yang terbaik, engga pas kami sibuk dan anak kami tidak pada jadwal terpadatnya ataupun ujian. Opsi untuk pergi berdua sebenarnya adalah opsi pertama juga sih..  ya pokoknya kalo sudah ngobrol berdua coba dicari berbagai kemungkinan yang ada.. udah kaya jaman kuliah kadang kadang mesti pake tabulasi malah.. serta kadang ada nangis nangisnya...

Di mesjid Nabawi selesai sholat 


Ok dengan berbagai pertimbangan.. suami memutuskan walaupun ajak anak belum balig bukan wajib.. namun karena niatnya memberikan "pengalaman " experience .. yaudah bismillah kami ambil paket Umroh sekamar bertiga. Walaupun ada Tour dan Travel Umroh yang menawarkan lebih murah.. namun kami memilih yang sedikit lebih mahal namun memakai penerbangan Saudi Arabia sehingga bisa turun di bandara Madinah.. jauh lebih hemat dalam waktu penerbangan, sehingga si kecil lebih hemat di tenaga. 

Menunggu waktu sholat isya di dalam mesjid ketika anak mulai lelah dan mengantuk adalah mengajak wefie.. (hehe.. beribadah sambil mengasuh anak juga pahalanya besar)

Karena umroh adalah perjalanan fisik serta spiritual.. fisiknya anak juga jadi concern kami diawal sebelum Umroh dijalankan.. cari cari di internet untuk Jarak Solat ke Masjid Nabawi itu sekitar 100 meteran sih.. namun kan bolak balik serta harus memperhitungkan jalan jalan masuk wilayah solat itu dilihat data samsung health  aku sekitar 14.000 langkah paling sedikit seharinya harus berjalan atau sekitar total 13 km.. keputusan suamiku membuat program latihan berjalan buat anakku sekitar 2 bulan sebelumnya adalah keputusan yang tepat.. karena ingin mendapatkan temperatur luar juga.. kita sepakat latihan jalan di taman ataupun wilayah luar lainnya. Biar menyenangkan.. kita kadang ajak sepupu sepupunya jalan bareng juga.. inget ya.. membangun mood anak pun jadi tugas kita.


Latihan Umroh lainnya.

Diperlukan waktu persiapan juga buat orang tuanya loh.. selain pakaian umroh yang dibagikan oleh pihak Travel Tour Umroh juga diperlukan juga menetapkan Hati kita. Mengikuti manasik yang ada disediakan travel serta mengajak anak juga penting, usia anakku yang saat umroh ini adalah kelas 2 sd cukup bisa membuatnya mendapatkan gambaran umum tentang apa umroh itu.. aku juga ada yg kurang paham .. apalagi dia menurutku.. tapi tadi.. experience  itu yang dicari..

Ehm .. bloh Tips umroh ini aku buat sembari aku masih menjalankan Ibadah Umroh, tepatnya posisi di Mekah.. jadi nanti aku buat postingan lebih lagi saat kembali ke Indonesia ya.. mudah mudahan Tips Umroh Bersama Anak ini membantu para orang tua memutuskan keputusan bersama ya.. persiapan apa yang perlu dilakukan.. aku bukan level ustazah ya guys.. hanya level jemaah berbagi dengan jemaah yang lain agar mendapatkan pahala lebih dan maksimal.