Senin, 09 Oktober 2017

Seru nya membuat diorama bersama anak

Minggu lalu si anak wedok dapat tugas tematik untuk bikin diorama dengan tema bebas. Korlas (koordinator kelas) di grup wa uda reminder kalau tugas ini akan dikumpulkan dalam waktu 7 hari ke depan. Memang tugas diorama ini kayaknya sengaja buat pr anak di rumah biar bisa dikerjakan sama ortu masing-masing. Pas dapet info nya dari korlas, saya sendiri tanya ke nak wedok tentang tugas ini dan dia hanya bilang "aku ga tau mau bikin apa". Hmmm..saya pun sebenernya ga ada ide mau bikin apa, lalu saya komunikasikan donk sama paksu tentang tugas ini eeh tak disangka malah paksu yang semangat cari ide buat bikin diorama (mamak merasa legaah ga perlu pusing mikir konsep dan tema hihihi...).

Setelah dapet tema nya, paksu ngajak ngobrol deh istrinya ini.. sambil nunjukin beberapa referensi dari yutub dan akhirnya di dapatkan tema nya yaitu lingkungan hidup (hutan dan sungai). Karena kami sebisa mungkin bikin diorama pakai barang-barang yang sudah ada di rumah, makanya sebisa mungkin diakali deh gimana caranya supaya bisa sesuai dengan tema yang dipilih. Ada stereofoam bekas tv yg masih ada, papan triplek bekas, kertas warna warni origami dan untuk print, lumayan banyak lha yaah.. jadi cuma beli sedikit tambahan aja kayak lem dan pewarna. Berhubung tugas diorama ini nanti akan dipresentasikan si anak di kelas nya maka kami ajak diskusi nak wedok tentang tema diorama nya dan kira2 apa aja yang mau dibuat. Dengan diskusi kayak gini, hubungan dan komunikasi kami jadi cukup nyambung. Saya pun dapet bagian bikin tanaman2 untuk.diorama.

Hari pertama ngumpulin bahan-bahannya, hari kedua mulai nempel-nempelin dasar diorama. Setelah kering besok malam baru deh diwarnai, bagian pewarnaan nak wedok mulai dilibatkan, lalu bunda buat pola pohon dan si anak pun dikasih tugas menggunting pola nya. Hari ketiga karena kelelahan kami pause ngerjain diorama nya, hari ke empat baru deh digeber ngerjainnya karena besoknya uda kudu dikumpulin hehehe.. setelah lembur ngerjain diorama dihari ke empat akhirnya jam 11 malem diorama selesai sodara-sodari..
Buibu di grup uda ada yang posting maha karya mereka, dan bagus-bagus semuanyaah..kenapa dibilang mahakarya mereka karena sudah bisa dipastikan ortu (ibu atau bapak) si anak lah yg berperan besar mewujudkan diorama nya hehehe.. ada yang seneng ngerjain diorama nya, ada juga yang merasa tugas diorama itu ga penting buat anak karena pasti yang ngerjain juga bukan anak2nya kalau engga ortu ya orang lain lha bisa kakak, asisten atau orang lain. Kalau buat saya pribadi siy sebenernya bukan hasil bagus atau tidaknya diorama itu ya, tapi lebih ke proses bikinnya yang emang melibatkan kita (sayah,paksu, dan anak wedok)

Sabtu, 01 Juli 2017

Wisata Baturaden Purwokerto

Wisata Baruraden Purwokerto -  perjalanan kali ini merupakan perjalanan yang sedikit santai , karena memang sekalian mengunjungi sanak family dalam rangka ramadan dan juga relaksasi cari cari berbagai tempat wisata lokal yang ada sekalian mengasah keahlianku sebagai Konsultan Pariwisata, salah satu profesi yang aku tekuni sekarang ini.

salah satu pose andalanku di Wisata Baturaden Purwokerto Banyumas


LokaWisata Baturraden adalah tempat wisata yang cukup lama ada, seingetku ada sekali aku pernah datang kesini sekitar saat SD, sekalian nostalgia dan sekalian buat rileks akhirnya setelah checkout dari Hotel COR Purwokerto tempat aku menginap aku , suami dan anakku memilih mengunjungi tempat wisata yang legendaris ini.

Perjalanan cukup menyenangkan karena tidak kena macet dan karena Tempat Wisata Baturraden seperti halnya di kaliurang Jogja adalah perjalanan naik naik ke puncak gunung, jadi secara perjalanan cukup sejuk dan menyenangkan.

Kalo saja ada Konsultan Visual dan Pariwisata yang digunakan Baturaden kurasa banyak space wisata yang bisa lebih diekspos


Perjalanan agak terhambat ketika dekat dengan lokasi. jalan yang sempit dan menanjak membuat banyak mobil bermain kopling dan mulai terciumlah bau bau kampas kopling yang kebakar, ini mengembalikan memori masa lalu deh kayanya... agak menyeramkan sih buat aku. tapi engga papa, untungnya pak suami cukup rutin servis mobil dan mobil diesel kami cukup mumpuni di jalan menanjak, Kata pak suami, Torsi gede di puteran bawahnya ok.. apapun artinya itu... cukup membuat nyaman.


Musik Daerah di Wisata Baturaden Purwokerto Banyumas
Adanya okestra ini membantu ambience lokasi Wisata Baturaden Purwokerto

Teringat kembali jalan masuk wisata Baturaden, yah.. dan ternyata engga terlalu banyak berubah.. hehehe, terkesan cumpek karena terlalu banyak orang dan pedagang souvenir , makanan serta tukang ojek yang sliweran. Dari salah satu booklet yang didapat memang sampai saat ini Baturaden masih dikelola oleh pemerintah daerah Banyumas, bukan swasta penuh. Memang sangat murah sih, untuk sekali masuk cukup membayar Rp 14.000 untuk dewasa dan anak di atas 3 tahun. Kalau untuk di Jakarta mungkin keramaiannya sekelass dengan wisata ke Ragunan yang terkenal juga murah meriah. Agak kecele karena memang sangat hectic dan ini tidak berubah dari jaman aku SD dulu. tapi lumyan lah bila ingin bernostalgia.

Buat yang ingin datang ke Baturaden mungkin harus diperhatikan hal berikut:

1. Gunakan kendaraan yang kuat menanjak dan siap kondisi stop and Go, agak horor bila tidak. karena parkiran pun tersebar di jalur curam turun naik.

2. Lokawisata Baturaden memiliki wahana yang sangat beragam mulai waterpark, tempat pemandian,  flying fox, dan banyak lagi, coba fokuskan ke 1 atau 2 wahana yang akan didatangi, karena tempatnya luas dan tersebar, pastinya menguras stamina, apalagi jalurnya banyak naik turun tangga.

3. Tempat ini adalah wisata lokal yang dikelola pemda, jadi, jangan ekspektasi wisata yang sepi dan bisa foto sana sini dengan santai, pastinya di musim liburan adalah lokasi yang hectic.





Jumat, 30 Juni 2017

COR Hotel Purwokerto - Review Hotel baru di Purwokerto

COR Hotel Purwokerto - Review Hotel baru di Purwokerto  untuk perjalanan balik kali ini mungkin perhitungan aku dan suami agak miss tapi kembali lagi karena mind set yang kita gunakan adalah perjalanan santai dan engga ngoyo, walaupun kita memilih perjalanan balik ke Jakarta di hari menjelang waktu masuk kerja bagi para karyawan dan PNS.
Benar tebakanku kalo di hari jumat ini adalah salah satu puncak perjalanan balik ke kota besar, ini terbukti kita harus menempuh 9 jam perjalanan untuk hanya sampai ke purwokerto dari Jogjakarta. apalagi si kecil kami mengalami sakit pilek dan batuk saatu mudik kemarin, Kondisi serperti ini akhirnya membuat kami harus memutuskan memilih hotel menginap di Purwokerto menjelang tengah malam. Hotel ini digolongkan ke Hotel Wisata Niaga di Purwokerto, karena tempatnya yang strategis dimana dekat dengan daerah wisata Baturaden dan bertempat di jalan utama di kota Purwokerto


Berpose di Cor Hotel Purwokerto
Review Hotel COR Purwokerto


Memilih COR Hotel untuk jadi Hotel Singgah

Pilihan kami jatuh di COR Hotel karena pesen pesen di traveloka kaya kayanya ini yang paling gampang terjangkau dan di jalan besar. Overall sih karena hotel baru dan tampilan klasik putihnya sesuai banget dengan selera aku ya ok sih.. Hotelnya menurut review yang aku baca di google sih memang bagus, tapi karena aku dan suami pesennya mendadak dan agak telat, jadinya sisanya dapet kamar yang agak mahal dan luas banget, (padahalnya pengennya sekedar dapet hotel singgah aja malah dapat hotel sekelas Junior Suite) , jadinya sedikit kecewa..bukan karena pelayannannya tapi karena merogoh kocek yang lebih besar.
Kamar Junior Suite terbukti lapang dan luas dilengkapi dengan meja makan dan meja kerja serta side sofa yang besar sepanang 2 meter.
Agak kecewa kirain dapet bathtub dengan membayar 600 rb an tapi sekedar mendapat shower ajah. engga papa sih.. karena memang niatnya pagi pagi sudah langsung cekout lagi ke menyusuri jalan menuju rumah tercinta.




Hotel Baru dan Kolam Renang

Oh iya, ekspektasi anak kami untuk dapat berenang pagi harus diurungkan karena memang hotel baru sehingga kolam renangnya pun belym tersedia.. dan nampaknya para karyawan disini pun belum aware akan posisinya, karena bertanya ke 3 orang berbeda, memberikan 3 posisi lantai yang berbeda untuk kolam renanng . agak lucu juga yah.

review COR Hotel Purwokerto


Menu sarapan di Cor Hotel
Untuk makanan breakfast sih terasa enak yah, banget banget sih engga.. kalo disuruh review sih dapet angka 8 dari 10, bervariasi dan berasa. Yang jadi catatanku ada menu mendoan sebagai ciri khas banyumas jadi nilai plus.. tapi penggunaan susu full cream yang terasa manis kayanya engga banget deh.. mestinya susu segar jangan pake yang bergula atau bercitra manis. Feel cheap deh,


Lift Mobil yang unik.

Mungkin karena keterbatasan lahan di jalan utama serta kamar yang banyak, pihak hotel merubah bentuk ramp naik mobil menjadi lift mobil, pertama kali sih naik lift untuk mobil agak agak seru dan menegangkan. kayanya kalo ngitung random, jumlah kamar dan ketersediaan parkir agak engga imbang sih.. tapi engga tau rencana hotel ini kedepanya seperti apa karena pastinya itu akan jadi PR tersendiri untuk kedepannya. Membayangkan lift mobil ini beroperasi di jam jam sibuk hotel memang membutuhkan tenaga ahli dan banyak operator untuk mengorganisasinya.


Saran untuk Pihak Hotel

Pekerjaanku sebelumnya yang menuntuk mendatangi banyak hotel dan mempersiapkan hotel untuk keperluan meeting perusahaan membuat pekerjaanku sekarang sebagai Konsultan Pariwisata dan Hotel cukup membantu. beberapa masukan yang aku tulis antara lain.
a. Segera lakukan training inhouse untuk ramah tamah para SDM.
b. Melakukan Training untuk tenaga lapangan terutama tenaga parkir dan lift mobil.
c. Menyelesaikan segera berbagai konstruksi terutamanya di daerah kolam renanng,
d. Menambah fasilitas antara lain spa atau refleksi karena bisa jadi selain sebagai Hotel Wisata Niaga di Purwokerto , COr Hotel bisa juga menjadi hotel singgah karena letaknya cukup strategis untuk seperti itu.

Demikian review singkatku sembari melakukan singgah selama momen balik lebaran di Hotel Cor Purwokerto ini.








Jumat, 23 Juni 2017

Tips Mudik: Maksimalkan Gadget kamu saat di perjalanan

Tips Mudik: Maksimalkan Gadget kamu saat di perjalanan,  buat kita kita .. aku la yah.. yang lahir di tahun 80an, mulai enjoy dengan pekerjaan, masih dalam tahap awal membesarkan anak, mudik ke rumah keluarga dan bertemu sanak family tampaknya mendapatkan banyak bantuan dari kecanggihan teknologi. Rasa nyaman dalam perjalanan tentunya menjadi hal yang juga aku harus pertimbangkan ketika mengajak anakku berkendara dan bermacet ria. Dari perjalan mudik tahun ini aku mendapatkan berbagai hal yang cukup membuat aku, pak suami dan anakku nyaman selama berkendara dengan bantuan gadget android kami. Di Artikel Tips Mudik Yogja kami kali ini aku coba rangkum ya.



1. Gunakan Maps Offline.

Penggunaan google maps tentunya menjadi keharusan pada jaman sekarang, aplikasi yang terus mengalami update significant ini semakin lama semakin canggih untuk membantu kita menentukan arah mudik dan membantu mencari tempat tempat peristirahatan bahkan berbuka yang sesuai.
Namun dengan kecanggihan itu masih saja ditemukan blind spot dimana kita bisa jadi mati gaya tanpa adanya sinyal GPS yang sering terputus. Oleh karena itu ada baiknya kita melakukan mempersiapkan mendownload aplikasi ini secara offline.. jadi kali kali aja GPS ilang , bisa tetep terhubung. Tapi bila belum sempat, kembali lagi ke mode manual alias tanya penduduk setempat sangat sangat dianjurkan kok... namanya manusia kan makhluk sosial toh?

*) Tips tambahan dari suamiku adalah pake hp dari provider yang berbeda sehingga bisa saling backup juga.



2. Persiapkan konten yang menarik di gadget anda.

Generasi kita ini sekarang sudah terbiasa juga untuk melakukan streaming baik untuk lagu maupun youtube video, tapi itu tentunya sekali lagi tidak bisa diandalkan dan sangat mahal, apalagi buat emak emak fakir kuota kaya saya. Jadi mumpung di kantor atau dirumah masih ada wifi unlimited. coba alokasikan space baik di usb, maupun di gadget anda sehingga nantinya bisa diputar saat kondisi macet. Kalau saya jaman jaman masih SD SMP masih mengalami muter radio kaset , dan menunggu lagu lagu favorit diputer secara berurutan di radio mobil kita, dengan jaman digitalisasi sekarang mulai dari CD DVD dan usb, kita bisa langsung nge-jump ke konten favorit kita.

Tips mudik
Suamiku senang nonton standup koemdi dan didownload dulu jadi bisa disetel dimobil


3.  Persiapkan power outlet yang sehat,

Jangan lupa bawa charger sesuai gadget yang kita bawa. ini penting sehingga bisa membantu saat batere handphone dan tab anda ketika terkuras dengan map serta aplikasi lain yang dijalankan. Kami selalu membawa backup powerbank yang diisi penuh sebelum mudik dan membawa charger cadangan serta T siapa tahu gadget kami habis dalam waktu bersamaan,

4. Buat game yang menarik dengan atau tanpa gadget.
Ketika berwisata atau bermudik ria, saya atau pak suami adalah sutradara perjalanan kami, Jangan sampai anda selalu mengandalkan gadget untuk membuat anak anda diam atau tidak stress.. karena kebosanan akan timbul dengan atau tidak dengan gadget. Buatlah game game sederhana seperti tebak kata, Tebak outlet toko convinient store berikutnya yang terlewati Indomaret atau Alfamaret , atau maen sambung kata, Be Creative !!

ngevlog adalah aktivitas yang menyenangkan juga dilakukan namun perhatikan juga mood anak anda, jangan paksakan sesuatu, artinya buat challenge challenge baik anda sebagai ibunya, ayahnya yang menyetir atau sodara sodara yang lain.
Hayo nak abis ini kita liat indomaret apa alfamaret duluan..



Selasa, 07 Maret 2017

Sentosa Island Singapore, Seharian bermain di Tempat Wisata Singapore

Sentosa Island Singapore, apa saja yang bisa kita dapatkan bila berkunjung kesini? Sebenarnya untuk wisatawan Indonesia kayanya kebanyakan taunya adalah wisata ke Universal Studio deh.. tapi engga tau juga.. tapi untuk kunjungan kali ini aku dan suami mau mencoba yang lain karena dari stasiun yang ada.. selain tempat USS berada yaitu di stasiun Harbour Front ada lagi stasiun Imbiah dan stasiun Beach.. pasti ada keasyikan juga mestinya. Kalo kamu belum tau apa itu sentosa island bisa cek disini


Beach Station , adalah stasiun terjauh yang ada di Sentosa Island Singapore. Disini ada beberapa arena bermain juga.. antara lain arena bermain seluncur atau yang disebut Luge, dan juga permainan meraskakan keasyikan serasa diterbangkan di ruang tertutup. Disini pun terdapat show malam hari yang disebut Wings of Time, pengen juga kapan kapan nonton.. tapi karena pertujukannya dimulai malam hari kayanya nanti aja kalo ada rejeki lebih bisa menginap di area yang ada di dekat dekat sini.
Luge bisa diakses dari Imbiah station dan Beach Station


Imbiah station, merupakan stasiun yang berada di tengah, ada 3 atraksi utama disini.. Merlion Statue untuk foto foto , madame tousete dan satu lagi adalah cable car. Oh iya kalo luge yang kamu naik dari Beach station berarti harus naik small cable car untuk keatas.. di Imbiah anda cukup membayar harga lugenya saja.. kayanya sih lebih murah begitu.. tapi sekali lagi.. karena sudah pernah berluge ria.. kami putuskan mencari pengalaman yang lain lagi. Oh iya.. yang gratis juga berfoto ria dengan patung Merlion Raksasa disini... jauh lebih besar.

Merlion Statue Raksasa di Imbiah Station
Merlion Raksasa di Imbiah Station





Untuk yang terakhir, pastinya yang paling banyak atraksinya yaitu Harbour Front Station, sebenarnya ini adalah station pertama yang bisa diakses dari Vivo City Singapore jadinya banyak hal hal menarik yang juga ada serta terdapat disini. Pertama dan terbesar adalah Universal Studio Singapore,
kemudian ada juga Aquarium yang bisa menambah pengetahuan anak anak, serta berbagai tempat amusment lainnya, salah satunya adalah Trick Eye Museum yang kemarin kami datangi.

Universal Studio Singapore, Salah satu atraksi utama dan paling diminati di Sentosa Island Singapore


Kalo anda punya banyak waktu berlibur di Singapore tentu saja menghabiskan waktu di Sentosa 2-3 hari pastinya harus dilakukan, bukan saja karena memang banyak atraksi yang bisa dikunjungi, tapi memang salah satu daya tarik turis datang ke Singapore salah satunya Sentosa Island ini.



Senin, 06 Maret 2017

Tempat Wisata Singapore, Vivo City

Tempat Wisata di Singapore kali ini adalah Vivo City, pada dasarnya Vivo City adalah Mall Singapore yang lengkap dengan berbagai atraksi, hiburan gratis, play ground dan tentunya pusat perbelanjaannya.


Ok aku  mulai artikel Jalan Jalan Singapore ini dengan bagaimana kita bisa mengakses dan bepergian kesana, karena sama dengan kalian semua,, aku mah cuman sekedar turis, dan bukan penduduk asli, mungkin jalur MRT alias kereta adalah cara yang paling efisien selain taksi tentunya. Seringkali aku menginap di daerah stasiun lavender yang hotelnya tepat diatas jalur kereta sehingga cepat .. ataupun berdasarkan pengalaman menginap pula di daerah Bugis karena memang daerah bugis adalah daeerah Wisata yang ramah pada wisatawan melayu beserta berbagai makanan halalnya.
Akses untuk Vivo City Singapore dapat dijangkau dengan melalui Stasiun MRT Harbour Front, tiket pun dapat dibeli secara manual di depan stasiun MRT masing masing ataupun membeli kartu Ezlink Card (lebih murah dan cukup bisa digunakan untuk berbagai macam merchant).

Vivo City untuk Muslim.

Beberapa kali aku sekeluarga mengunjungi Vivo City Singapore, namun semakin kesini mereka yang memiliki sertifikat halal semakin banyak dan memudahkan pula buat kita mencoba hidangan kuliner khas Singapore, Seperti aku ajarkan ke anakku, Singapura adalah negara multikultur yang tiap ras besar yang mendominasi (Melayu, Cina , India/tamil dan ekspatriat) semua difasilitasi baik secara peraturan, bahasa dan bahkan di MRT pun tiap tiap pengumuman dibuat dengan memfasilitasi ke 4 kultur tersebut.
Kalo keluar dari stasiun MRT tengoklah ke kanan , disitu ada MCD yang juga sudah bersertifikasi halal, untuk kudapan ringan ada krespy Kreme dan dari keluar stasiun dan belok ke kiri, kita akan menemukan berbagai hidangan Halal, di kedai Kopitiam, yang pernah aku cobain antara lain adalah Nasi Padang,  Nasi Hainan Melayu, Mie Vietnam dan Mie ayam Kare khas Malaysia. Young tohu pun ada disini ( untukYoung Tohu harap berhati hati dan bertanya sebelumnya karena ada pernah dimanaa gitu kita hampir kecele karena belum bersertifikasi Halal).
Aku sertakan beberapa foto makanan yang sempat aku cicipi disini, harganya berkisar antara 4 hingga 7 dollar Singapore, untuk kebutuhan air minum biasanya aku bawa dari hotel ataupun beli yang botol besar di Supermarket

Vivo City Mall Singapore untuk berbelanja.

Mall ini dipenuhi dengan berbagai merchant internasional dan beberapa diantaranya tidak berada di Indonesia, yang aku perhatikan semacam Onitsuka Jepang ataupun Smigle berisi perlengkapan anak anak ada disitu (khusus Smigle seringkali mengadakan program diskon jadi buat pencinta barang barang lucu lucu, bisa jadi pilihan).Disinipun ada Toys Ur Us, asal anak anda sudah diperingatkan kunjungan ini cuman luhat lihat aja,, semestinya cukup aman buat dateng kesini sekedar cuci cuci mata.

Vivo City untuk jalan jalan

Vivo City sebagai sebuah mall besar memiliki beberapa fasilitas gratis untuk berkumpul menikmati pemandangan ke laut yang memang jadi satu dari nilai tambah mall ini. Untuk fasilitas taman bermain anakpun bisa didapat di level 2 yang merupakan mini playground, dan level 3 yang juga berisikan tempat bermain air anak, Pastikan bila anda ingin menghabiskan waktu bermain disini, juga membawa baju ganti anak anda, karena pastinya si kecil menyukai bermain air di sini karena variasinya beragam dan akan basah pastinya. Untuk menukmati pemandangan harbour di malam hari pun menjadi sangat sangat romantis loch karena memang pilihan pandangan bisa melihat ke berbagai lampu lampu, dan bila pas jam 8 berada disini dapat juga melihat Crane Show yang dilakukan dari Waterfront Sentosa
Playgorund Vivo City Singapore
Anakku menikmati playground di level 2 mall Vivo City Singapore

Untuk naik perahu membutuhkan uang sebesar 4 dollar sing disini.


Vivo City sebagai Akses ke Sentosa Island Singapore.

Keunggulan Vivo City adalah dia sebagai mall penghubung ke pusat hiburan di Pulau Sentosa, akses ke Sentosa dapat dicapai dengan naik ke level 3 mall Vivo dan membeli Tiket di counter, anda bisa menyebutkan tujuan rekreasi anda di counter ini, atau hanya membeli tiket akses kereta saja yang akan menuju Sentosa, harga satu tiket adalah 4 dollar Sing, disinipun kartu EZlink dapat digunakan, oh iya buat informasi, Ezlink Card menyediakan kartu gratis untuk anak anak dibawah 7 tahun, Ezlink Card dapat dibeli di counter Airport Bandara Changi Terminal 3 yach.

Counter menuju Sentosa Singapore melalui level 3


Ok, demikan sekilas mengenai Vivo City Singapore, ikuti pula artikelku yang lain mengenai Makanan Halal di Singapore ataupun Review Haji Lane Singapore, browsing ke berbagai artikel juga di blogku ini yah..

Review Haji Lane Singapore , Tempat wisata di Singapura

Review Haji Lane Singapore, buat kamu yang suka jalan jalan keluar negeri atau baru akan merencanakan petualangan pertama ke Singapore, perjalanan ke Singaura tidak lengkap bila tidak mengunjungi daerah Bugis ini. Bugis terkenal sebagai salah satu wilayah Turis karena ya itu.. Banyak Makanan Halal, Terdapat penjualan barang barang souvenir murah buat oleh oleh, serta beberapa tempat bersejarah yang sampai saat ini terjaga dengan baik antara lain Masjid Sultan.



Selain masih terjaga dengan baik, Kawasan di sekitaran Masjid Sultan Singapore sangatlah instagram able.. dibanding dari penulis blog jaman dulu,,, kayanya ini juga cukup menjadi daya tarik yah..
Okeh,, kita urut satu satu, kalo memang tertarik untuk menginap dan punya budget yang agak banyak, Villa Bugis Hotel adalah salah satu pilihan yang rekomended, disini tempatnya asik dan breakfastnya dapat sertifikat halal MUS (Majelis Ulama Singapore). tapi bila memang agak pas pasan, daerah bugis punya puluhan Hostel murah ala backpakeran yang tersebar luas.

Jalan menuju Haji Lane Singapore
Haji Lane tepat dibelakang kanan suamiku berfoto 


Untuk mencapai wilayah Arab St, dengan dengan Masjid Sultan diperlukan jalan kaki selama sekitar 15 menit jalan santai , terdapat jarak sekitar 4 blok untuk mencapainya. Bila anda muslim dan ingin solat, insya allah anda akan disajikan dengan interior Masjid Sulatn yang begitu indah, tempat wudhu yang bersih terjaga, dan Toilet yang juga bersih, benar benar pengurusnya memuliakan tamu Allah disini. Bila anda non Muslim, jangan harap anda bisa berfoto didalam karena memang daerah ini melarang turis asing non muslim untuk datang dan hanya sekedar berfoto ria.

Salah satu lukisa mural yang ada di Haji Lane Singapore


Nah, sesuai dengan judul dari Artikel Jalan Jalan Ke Singapore ini, salah satu keunikan bila anda bermain ke daerah Bugis adalahnya Jalan Haji Lane, sebenarnya jalan ini merupakan jalan kecil hanya muat satu mobil yang dipenuhi berbagai macam toko , kios, pernak pernik, makanan dan juga kain, Namun karena diisi dengan keunikan berupa lukisan mural yang selalu dijaga kebersihannya, dan seperti diebutkan di awal, sangat sangat instagramable, dari pagi hari, lokasi ini merupan lokasi kedatangan berbagai macam turis internasional sekedar berfoto ria, membuat video youtube ataupun update instagramnya agar lebih berwarna. Kalo dari suamiku biasanya perkembangan dan ledakan ini adalah Disruptive  Generation ( tau bener tahu engga ejaannya). Ekonomi bisa mulai dibangun dari komunitas dan dimulai dari kecil menggunakan kekuatan social media.



Untuk hari minggu dan hari hari libur kedatangan dengan jadwal sekitar jam 9 saja pasti sudah ramai dengan turis asing, bukan hanya datang dari Asia, turis asing seperti eropa dan amerika pun banyak loh yang mengantri.,.. memang gede banget deh pengaruh social media buat kebeerasilan wilayah kecil ini.

Bila anda memiliki wifi dan sudah pesen data kuota tentunya mencari google map untuk wilayh Haji Lane menjadi persoalan gampang, hal ini agak agak jadi PR bila anda hanya mengandalkan peta dan pengetahuan Singlish yang minim, Banyak sekali orang Singapore yang diajak ngomong Bahasa Inggris yang baik dan benar cuman jawab sekenanya dan sebisanya tanpa memperhatikan grammar,. jadi sebaiknya bila anda menginap di hotel dan menyediakan wifi ..bisa mulai dicari letaknya.. intinnya Haji Lane adalah jalan kecil dan cirinya banyak sekali orang ngumpul ngantri foto mural. Oh iya di tulusan Review Haji Lane Singapore kali ini aku sekalian posting beberapa foto dari kegiatan kami, Aku suami dan anakku ketika berkunjung dan menyempatkan diri kesini beberapa waktu silam... moga moga membantu ya..